Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintahan Kota Medan
E-KTP Mampu Mencegah Upaya Kejahatan Perbankan
Disdukcapil Medan   06 November 2015   0 Comment   5518

Jakarta, (Analisa). Pemberlakuan identitas warga berupa Kar­tu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau dikenal dengan e-KTP sangat  memberi manfaat kepada masyarakat. Di dunia bisnis perbankan, e-KTP mampu mencegah upaya kejahatan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Ne­geri Cahyo Kumolo saat memberi sambutan dalam acara penanda tanganan  kerjasama antara Kementerian Dalam Negeri  dan Bank BTN tentang Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan dan Pemanfaatan NIK (Nomor Induk Kependudukan), Data Kependudukan dan KTP - el di Jakarta, Senin. Kerjasama tersebut ditanda tangani oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Si­pil  Kemendagri Zudan Arif Fachrullah dan Dirut BTN Maryono.

Mendagri mengatakan, e-KTP yang me­ng­gunakan NIK tunggal sangat sulit di­palsukan. “ Orang sudah tidak bisa lagi me­miliki lebih dari satu e-KTP,” kata Cahyo.

Dengan demikian, kata dia, orang yang berhubungan dengan bank menjadi nasabah ataupun debitur cepat  bisa diketahui iden­titasnya, sehingga jika ada upaya kejahatan dapat segera dicegah lebih awal.

Ia mencontohkan penggunaan e-KTP di Amerika Serikat yang mampu mengungkap kejahatan dengan cepat. “ Di Amerika, jika ada kejahatan apapun,  pelakunya  dapat ce­pat tertangkap, karena analisisnya meng­gu­nakan data ke­pendudukan elektronik be­rupa e-KTP,” jelas Cahyo.

Karena itu, ia mengharap semua bank di Indonesia agar memanfaatkan data kepen­du­dukan yang ada di Kementerian Dalam Ne­geri, agar bisa terhindar dari kejahatan per­bankan melalui deteksi dini dengan e-KTP.

Sementara itu Dirut BTN, Maryono me­ngatakan, dengan adanya kerjasama terse­but, selain bisa mencegah kejahatan baik yang dilakukan pihak internal perbankan maupun masyarakat yang tidak bertanggung jawab, pemanfaatan e-KTP juga mampu memberikan layanan yang lebih cepat. “ Pe­layanan calon nasabah secara manual me­makan waktu lama dan sering terjadi ma­salah hukum di kemudian hari, tetapi dengan e-KTP cukup empat menit dan aman,” kata Maryono.

Di depan Mendagri, Maryono mengung­kapkan, BTN merupakan bank yang fokus dalam pembiayaan pembangunan peruma­han.

Saat ini lanjut Maryono, BTN sedang me­laksanakan program pembangunan satu juta rumah. Dimana rumah - rumah tersebut di­pe­­runtukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan rendah, buruh pabrik dan masyarakat berpenghasilan tidak tetap.

Melalui kerjasama pemanfaatan data ke­pendudukan dan e-KTP, Maryono optimis akan mampu meningkatkan pembiayaan dan me­realisasikan program satu juta rumah. “ Saya optimis porsi 640 ribu rumah dari satu juta ru­mah yang ditangani BTN sampai akhir tahun 2015 bisa terealisasi,” ujar Mar­yono optimis. Sebelumnya Dirjen Kepen­dudukan dan Pen­catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fachrul­lah mengungkapkan, pi­hak­nya telah melakukan pembersihan terhadap 8 juta e-KTP ganda.

“ Setelah melalui penyisiran, ditemukan 8 juta e-KTP ganda dan sekarang sudah di­bersihkan.Dengan demikian, data kepen­dudukan berupa e-KTP yang digunakan oleh perbankan sudah terjamin keaslian peme­gang KTP sebenarnya,”

Jumlah Penduduk Kota Medan
Jumlah Penduduk Kota Medan Pada Tahun 2018 Semester Satu

Laki-Laki

Perempuan

Kalender Kegiatan
Juni 2019
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Lihat Kalender Kegiatan

Video
Polling
BAGAIMANA MENURUT ANDA TAMPILAN DAN ISI DARI WEBSITE INI?

Statistik Website

  Jumlah pengunjung hari ini : 2
  Jumlah pengunjung bulan ini: 12
  Jumlah hits hari ini : 2.232
  Total hits : 3.272.801
  Total pengunjung : 83.613
  Jumlah pengunjung online: 1

Browser :
Waktu :

Copyright © 2013-2019 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PEMERINTAH KOTA MEDAN V.02, hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. Iskandar Muda No. 270 Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4527110, Fax +62 61 4529792
e-mail:disdukcapil.medan@gmail.com