Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Pemerintahan Kota Medan
Visi dan Misi
Disdukcapil Medan   09 November 2013   0 Comment   4475

Sebagai orientasi utama yang ingin diwujudkan maka visi adalah cara pandang dan kumpulan nilai serta tujuan kolektif yang dikehendaki bersama-sama untuk dicapai jauh ke depan dan ditetapkan sebagai acuan gerak langkah pembangunan yang disesuaikan dengan kondisi, harapandan amanah segenap komponen masyarakat. Visi pembangunan kota Medan telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJPM) Kota Medan tahun 2006-2010. Visi memberikan inspirasi dan mengarahkan semua pihak (stakeholder) untuk bergerak dalam satu arah dan tujuan pembangunan kota, sehingga merupakan acuan/pedoman bagi perumusan dan penetapan tujuan di masa depan. Visi juga merupakan sumber inspirasi bagi formulasi dan implementasi kebijakan serta pengembangan program pembangunan kota dalam jangka pendek dan menengah. Kota Medan mempunyai kedudukan, fungsi dan peranan penting dalam pembangunan baik dalam skala lokal maupun regional. Dalam skala lokal, Kota Medan adalah Kota Metropolitan yang dipastikan memerlukan prasarana dan sarana yang memadai dan handal, sedangkan secara regional kedudukan Kota Medan sebagai Ibu Kota Propinsi Sumatera Utara dan pintu gerbang Indonesia bagian barat yang berfungsi sebagai barometer pembangunan sekaligus mesin pertumbuhan ekonomi. Kota Medan juga memiliki nilai historis dan perjuangan yang luhur sebagai lokomotif pergerakan ekonomi, sosial dan budaya skala regional dan nasional. Sebagai identitas masa depan, visi pembangunan kota didasarkan pada pertimbangan sebagai berikut: 

Prasyarat pembangunan kota abad 21, seperti berkembangnya demokrasi dan partisipasi, mendorong penegakan hukum, serta keadilan sosial dan ekonomi, pemerintahan yang kuat, efisien dan efektif, birokrasi yang kreatif, responsif dan inovatif, stabilitas politik dan keamanan yang kondusif, pelayanan publik yang prima, pemerataan pembangunan dan pembangunan kota yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.

  • Isu, masalah dan tantangan serta kebutuhan pembangunan kota, dalam rangka mewujudkan kemajuan dan kemakmuran, sebagai kota metropolitan yang modern, madani dan religius.
  • Kebijakan pembangunan nasional, sektoral dan regional, yang mendorong perkembangan Indonesia Bagian Barat.
  • Kecenderungan globalisasi dan regionalisasi.
  • Nilai-nilai luhur, norma dan budaya yang telah lama dianut seluruh warga Kota Medan.

Berdasarkan kekuatan, potensi, tantangan, dan masalah serta harapan wujud pembangunan kota lima tahun ke depan, visi pembangunan kota 2006-2010 adalah:

"Medan Kota Metropolitan Yang Modern, Madani dan Religius"

Kota modern yang akan diwujudkan adalah kota jasa, perdagangan, keuangan, dan pendidikan yang siap bersaing secara regional dan global, dengan sistem lalu lintas keuangan yang efisien serta kompetitif, dengan dukungan infrastruktur sosial ekonomi yang lengkap, pondasi perekonomian yang kuat, stabilitas keamanan, sosial-politik yang kondusif, dan tata pemerintahan yang baik serta pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), serta Iman dan Taqwa (IMTAQ). Kota madani yang akan diwujudkan adalah kota yang beradab dan agamis tercermin dalam cara berfikir, bersikap dan berperilaku yang berbudaya, mandiri menghargai ilmu pengetahuan, kemajemukan, toleransi, adil, terbuka, serta demokratis. Kota religius yang akan diwujudkan adalah kota dengan masyarakat yang dinamis, menjunjung tinggi nilai, dan ajaran agama sehingga menjadikan agama sebagai landasan etika dan moral. Di samping itu, makna pokok dari visi religius adalah terwujudnya sikap toleransi dan kerukunan hidup beragama, etnik dengan Pemerintah yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menggambarkan secara menyeluruh tugas, fungsi, peranan dan tanggungjawab pembangunan kota dijabarkan ke dalam misi yang jelas, terarah dan terukur. Misi ini menjelaskan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam pembangunan kota, sehingga diharapkan, fungsi dan peranan masing-masing dalam pembangunan kota. Dengan demikian, berdasarkan visi yang disepakati, ditetapkan misi pembangunan kota 2006-2010 yaitu :

  • Mewujudkan percepatan pembangunan wilayah lingkar luar, dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha kecil, menengah dan koperasi (UKMK), untuk kemajuan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat kota.
  • Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, dengan birokrasi yang lebih efisien, efektif, kreatif, inovatif, dan responsif.
  • Penataan kota yang ramah lingkungan berdasarkan prinsip keadilan sosial ekonomi, membangun dan mengembangkan pendidikan, kesehatan serta budaya daerah.
  • Meningkatkan suasana religius yang harmonis dalam kehidupan berbangsa serta bermasyarakat.

Misi tersebut, dijabarkan ke dalam beberapa makna pokok sebagai berikut:

  • Mewujudkan percepatan pembangunan wilayah lingkar luar, dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan usaha kecil, menengah dan koperasi (UKMK), untuk kemajuan dan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat kota. Pertumbuhan ekonomi kota yang cukup menggembirakan selama beberapa tahun terakhir, sehingga selalu di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Nasional dan Sumatera Utara, merupakan pijakan kokoh untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengurangi tingkat pengangguran. Arah kebijakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Medan ke depan, akan difokuskan pada kawasan lingkar luar sebagai bagian integral Kota Medan, untuk lebih mewujudkan pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Pertumbuhan ekonomi Kota Medan dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat, sehingga berdampak kepada peningkatan pendapatan, daya beli dan kesejahteraan, masyarakat. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi yang dicapai, diupayakan berkolerasi langsung dengan kebijakan menciptakan lapangan kerja seluas mungkin, sebagai bagian dari upaya menurunkan angka pengangguran dan penanggulangan kemiskinan, sekaligus mendorong perubahan sosial dalam masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan pembangunan kota, pembangunan kawasan lingkar luar akan menjadi salah satu fokus utama dalam program ekonomi, berdasarkan potensi dan usaha-usaha mandiri masyarakat dengan tetap memperhatikan prinsip persaingan sehat, kebutuhan pertumbuhan ekonomi, nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, peningkatan kualitas hidup dan aspek lingkungan berdasarkan pengembangan wilayah yang terintegrasi. Pembangunan ekonomi pada kawasan inti kota (lingkar dalam) akan tetap difokuskan pada kegiatan ekonomi sektor jasa, perdagangan dan keuangan, sehingga tetap menjadi motor pengerak perekonomian kota secara dinamis dan progresif.
  • Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, dengan birokrasi yang lebih efisien, efektif, kreatif, inovatif, dan responsive. Luasnya ruang lingkup jasa pelayanan umum bahkan cenderung kompleks, membutuhkan dukungan ketersediaan baik sarana maupun prasarana serta sumber daya aparatur yang berkualitas, untuk menjalankan roda pemerintahan yang melayani kebutuhan masyarakat. Untuk itu perlu peningkatan fungsi serta prasarana dan sarana birokrasi, dalam melayani dan penyediaan layanan umum (a spirit of public service), melalui pengembangan budaya enterpreneurial goverment. Enterpreneurial goverment dimaksudkan sebagai pemerintahan yang melayani masyarakat dan berkemampuan menyediakan kebutuhan layanan publik. Untuk itu birokrasi kota harus didorong melakukan perubahan sehingga semakin kreatif, inovatif, dan efisien, guna menciptakan iklim pelayanan yang prima baik dari segi waktu, biaya, proses dan hasil pelayanan. Pembudayaan kode etik (code of ethical conducts) yang didasarkan pada enterpreneurial government, harus dijadikan pedoman tingkah laku segenap aparatur kota dalam memberikan pelayanan publik. Wujud pelayanan berarti pula semangat pengabdian, yang mengutamakan kreativitas, inovasi, efisiensi, efektivitas, askesibilitas, responsibilitas dan akuntabilitas, yang dimanifestasikan antara lain dalam perilaku melayani bukan dilayani, mendorong bukan menghambat, mempermudah bukan mempersulit, sederhana bukan berbeli-belit, terbuka untuk setiap orang, bukan hanya berdasarkan pertimbangan kelompok, serta terukur dan transparan. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, di samping memenuhi kode etik, sebagai aparatur panutan masyarakat juga merupakan pelaksanaan pertanggungjawaban kepada masyarakat. Melalui manajemen pelayanan baru (New Public Mangement), Birokrasi kota dituntut dan didorong untuk mengembangkan perilaku enterpreneurial dan transparansi. Langkah lugas, melalui penyederhanaan peraturan dan prosedur yang menghambat kreativitas dan inovasi, diharapkan dapat mewujudkan peran aktif masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan, program, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan kota serta sistem akuntabilitasnya.
  • Penataan kota yang ramah lingkungan berdasarkan prinsip keadilan sosial ekonomi, membangun dan mengembangkan pendidikan, kesehatan serta budaya daerah. Pesatnya kemajuan pembangunan kota dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi setelah melalui masa kritis dimensional yang sangat sulit, membuat Kota Medan perlu melakukan evaluasi dan merubah rencana tata ruang kota. Rencana Induk Kota (RIK) Tahun 1974 yang kemudian dijadikan rencana Umum Tata Ruang Kota (RUTRK) dengan Perda Nomor 4 Tahun 1995, saat ini sudah tidak sepenuhnya sesuai dengan perubahan tersebut, diharapkan pembangunan kota akan menjadi lebih ideal partisipatif dan antisipatif. Di masa yang akan datang, rencana tata ruang kota yang baru harus dapat menampung perkembangan kemajuan dan dinamika kota secara terintegrasi, dengan seluruh aspek kehidupan masyarakat, sehingga secara terus menerus mampu menjadi kualitas lingkungan. Melalui penataan ruang yang baru, diharapkan mampu mewujudkan manajemen lalu lintas yang baik, adanya landmark kota yang menjadi identitas kota, penataan kawasan yang ramah lingkungan, membebaskan kota dari masalah banjir, mendorong munculnya sentra-sentra bisnis yang memfasilitasi kegiatan perdagangan, jasa industri dan keungan, serta menciptakan keadilan sosial ekonomi yang berakar budaya daerah dan ramah lingkungan. Penyelenggraan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas pada masa yang akan datang, di samping mempartahankan dan memelihara warisan sejarah serta bangunan-bangunan kuno, merupakan apresiasi terhadap kebesaran sejarah Kota Medan. Sebagai mandat yang harus dilakukan, pembangunan pendidikan dan kesehatan merupakan pilar penting dalam pembangunan kota, bahkan merupakan salah satu cara bagi upaya-upaya penanggulangan kemiskinan, peningkatan keadilan dan kesetaraan, pemahaman nilai-nilai budaya dan multi etnis serta peningkatan keadilan sosial. Hal ini juga merupakan bentuk dukungan penuh bagi agenda aksi nasional dan global yaitu Pendidikan untuk Semua (Education for All) serta Mewujudkan Indonseia Setara Tahun 2010. Di samping sebagai kota jasa, pendidikan dan perdagangan, Kota Medan diharapkan juga akan memiliki berbagai objek wisata seperti wisata niaga, budaya, pantai dan lian-lain sehingga menjadi daerah tujuan wisata (destination city), baik domestik maupun asing.
  • Meningkatkan suasana religius yang harmonis dalam kehidupan berbangsa serta bermasyarakat. Membangun sebuah Kota Metropolitan yang mdern tidaklah cukup hanya didukung oleh dana dan teknologi, akan tetapi dibutuhkan sentuhan humanis, moralis dan estetis sehingga menciptakan kota yang aman, nyaman, tentram, dan religius serta hubungan antar umat dan antar etnis yang harmonis dan dinamis. Sebagai kota yang sering dijadikan model dan barometer kehidupan sosial, maka karakteristik yang multi etnis dan agama yang majemuk, justru menjadi potensi dan kekuatan pembangunan kota. Moralis dan estetis sehingga menciptakan kota yang aman, nyaman, tenteram dan religius serta hubungan antar umat dan antar etnis yang harmonis dan dinamis. Sebagai kota yang sering dijadikan model dan barometer kehidupan sosial, maka karakteristik yang multi etnis dan agama yang majemuk, justru menjadi potensi dan kekuatan pembangunan.
Jumlah Penduduk Kota Medan
Jumlah Penduduk Kota Medan Pada Tahun 2018 Semester Satu

Laki-Laki

Perempuan

Kalender Kegiatan
Juni 2019
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Ming
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
Lihat Kalender Kegiatan

Video
Polling
BAGAIMANA MENURUT ANDA TAMPILAN DAN ISI DARI WEBSITE INI?

Statistik Website

  Jumlah pengunjung hari ini : 1
  Jumlah pengunjung bulan ini: 12
  Jumlah hits hari ini : 1.536
  Total hits : 3.272.105
  Total pengunjung : 83.612
  Jumlah pengunjung online: 1

Browser :
Waktu :

Copyright © 2013-2019 DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL PEMERINTAH KOTA MEDAN V.02, hak cipta dilindungi undang-undang
Jl. Iskandar Muda No. 270 Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
Telp. +62 61 4527110, Fax +62 61 4529792
e-mail:disdukcapil.medan@gmail.com